5 Kesalahan Besar Yang Anda Harus Hindari Ketika Mengambil Kredit Motor

Standar

kredit-motorOleh admin . 10 April 2015 . Fakta Menarik
Kembali lagi dengan transportasi yang masih menjadi salah satu masalah yang masih bisa membuat Anda merasa pusing, terlebih apabila Anda tinggal di kota-kota besar. Kemacetan dan kenyamanan saat di jalan adalah faktor utama yang harus diperhatikan saat berkendara. Karena hal itulah, banyak masyarakat yang memilih membeli sepeda motor karena bisa mempersingkat waktu untuk sampai ke tujuan dan efisien dalam segala hal terutama biaya. Semakin dimudahkannya untuk mengajukan kredit motor, maka orang berbondong-bondong untuk membelinya, terkadang tanpa membayar DP pun, motor sudah bisa dibawa pulang oleh si pembeli dengan asumsi kredit bulanannya yang mahal berbeda dengan orang yang membayar DP besar,

jadi, untuk tagihan bulanannya bisa lebih murah dan tenor yang diambil pun tidak terlalu lama.
Untuk itu bagi Anda yang mau membeli motor dengan cara kredit, simak beberapa kesalahan yang seharusnya dihindarkan saat mengajukan kredit untuk sepeda motor:
motor-dan-mobil1. Membeli untuk pamer
Masih ada orang yang membeli motor untuk sekadar pamer saat liburan mudik tiba. Itulah yang harus dihindarkan karena membeli bukan untuk kebutuhan. Terkadang membeli motor hanya karena lapar mata saja karena banyaknya motor baru yang banyak beredar sekarang ini, bukan hanya mesin serta fiturnya yang baru, walaupun hanya stripping saja yang baru tetap saja masyarakat masih ada yang mau membeli.
2. Jangan membeli saat utang menumpuk
Idealnya utang Anda tidak boleh lebih dari 30% dari gaji yang diterima. Membeli motor secara kredit akan menambah utang Anda setiap bulan, jadi pertimbangkan terlebih dahulu saat akan mengajukan kredit motor, jika memang membeli motor untuk kebutuhan, sesuaikanlah dengan gaji dan utang Anda setiap bulannya.
Pajak-kendaraan3. Tidak mencari leasing terbaik
Banyaknya perusahaan pembiayaan motor dan beragam menjadikan sebagian perusahaan tersebut tidak bertindak secara profesional. Carilah perusahaan yang tergabung dalam anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Anda juga jangan malas mencari perbandingan harga antara dealer yang ada, karena bisa saja di salah satu dealer memberi kesempatan untuk memperbesar DP dan bernegosiasilah selalu untuk mendapatkan tagihan bulanan terendah.
4. Periode pinjaman yang panjang
Usahakan jika mengambil kredit tidak terlalu lama. Maka dari itu, negosiasi kan dengan baik saat akan mengajukan kredit motor, DP besar akan membuat cicilan lebih kecil dan tenor (jangka waktu pembayaran utang) semakin pendek. Beban utang Anda menjadi ringan jika tenor yang diambil semakin pendek, semakin cepat pula kredit Anda lunas.
5. BPKB dan asuransi yang terabaikan
Pilihlah leasing yang bertanggung jawab terhadap BPKB dan asuransi motor Anda. Sehingga saat lunas, BPKB bisa langsung Anda ambil, tidak ada yang namanya BPKB Anda dijadikan jaminan oleh leasing ke bank lain. Pastikan asuransi bisa menjaga Anda selama kredit motor, menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor Anda selama kredit dan proses klaim yang mudah
Sebaiknya hindarkan hal-hal tersebut di atas saat akan mengajukan kredit sepeda motor, agar ke depannya Anda pun tidak merasa terbebani. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda saat akan mengambil kredit sepeda motor.
Kenali juga peraturan sebelum kredit motor.
Mengajukan kredit motor saat ini sudah sangatlah mudah dan banyak perusahaan leasing yang menawarkannya. Adanya fasilitas kredit motor ini sangat membantu masyarakat kelas menengah ke bawah untuk memiliki motor sendiri. Namun, ada juga yang enggan mengajukan kredit sepeda motor karena takut akan dikejar-kejar debt collector atau motor akan diambil paksa karena Anda telat membayar cicilan atau mengalami kredit macet. Karena itu, sebelum berniat mengambil kredit sepeda motor, ketahui dulu peraturan-peraturan berikut ini agar Anda merasa lebih yakin dan aman.
Leasing tidak boleh mengambil motor
Jika Anda pernah berpikir bahwa motor Anda akan ditarik secara paksa oleh perusahaan leasing karena telat atau gagal membayar cicilan bulanan, sekarang Anda tak perlu khawatir lagi. Sejak tahun 2012, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.
Akan tetapi, bukan berarti nasabah terbebas dari beban cicilan. Dengan adanya peraturan fidusia tersebut, pihak leasing memang tidak dapat mengambil motor Anda secara paksa, tapi hal tersebut akan diselesaikan secara hukum. Artinya, kasus Anda akan disidangkan, dan pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan untuk menyita kendaraan Anda. Dengan demikian, motor Anda akan dilelang oleh pengadilan, dan uang hasil penjualan motor melalui lelang tersebut akan digunakan untuk membayar utang kredit Anda ke perusahaan leasing, lalu uang sisanya akan diberikan kepada Anda.
Uang muka lebih besar
Pajak-progresifJika dulu Anda bisa memberikan uang muka sesukanya ketika akan mengambil kredit kendaraan motor, bahkan ada beberapa yang hanya membutuhkan KTP, tapi saat ini Anda tidak bisa lagi sesukanya menentukan jumlah uang muka. Sejak tahun 2012, Bank Indonesia menerbitkan peraturan mengenai kredit sepeda motor dan mobil yang tertuang dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/10/DPNP tertanggal 15 Maret 2012. Dengan adanya peraturan tersebut, Bank Indonesia memaksa perusahaan leasing untuk menetapkan uang muka minimal 30 persen untuk kredit mobil dan uang muka minimal 25 persen untuk kredit sepeda motor.
Hal itu bertujuan agar yang mengambil kredit adalah orang-orang yang memang benar-benar mampu untuk membayar cicilannya sehingga tidak akan banyak terjadi kredit macet. Selain itu, tujuan penetapan uang muka minimal 25 persen itu juga untuk mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang beredar di jalanan.
Tempat mengajukan kredit
Sebelum mengajukan kredit, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu akan mengajukan kredit sepeda motor di mana. Memang, saat ini penyedia jasa kredit sepeda motor sudah menjamur di mana-mana, bahkan ada yang sudah melakukan “jemput bola”, yakni mendatangi langsung konsumen, misalnya yang sering kita lihat adalah motor-motor yang dibawa dengan mobil bak.
Namun, selain dari perusahaan leasing, Anda bisa juga mengajukan kredit langsung ke dealer resmi merek motor tersebut, misalnya saja yang saat ini sedang marak adalah kredit motor Honda dan Yamaha. Untuk kredit motor Honda misalnya, Anda bisa langsung mengajukan kredit langsung ke dealer resmi Honda. Ada beberapa keuntungan jika mengajukan kredit langsung ke dealer resmi. Misalnya untuk kredit motor Honda, Anda akan mendapatkan helm, jaket, dan 1 set tool kit secara gratis. Selain itu, kredit motor Honda juga dapat dilakukan secara online atau lewat telepon, jadi Anda tak perlu repot datang ke showroom.
Selain kedua peraturan di atas, hati-hati juga dengan reposesi
Oleh admin . 23 February 2015 . Fakta Menarik, Kredit Mobil
Saat ini kredit motor banyak sekali diminati oleh masyarakat. Persyaratan yang mudah dan uang muka yang rendah membuat banyak orang mengajukan kredit motor tanpa mengetahui risikonya. Karena itu, sebelum Anda mengambil kredit kendaraan, terutama kredit motor, Anda harus mempertimbangkan kembali agar tidak menyesal nantinya. Jika Anda tidak dapat membayar angsuran kendaraan Anda, kendaraan Anda akan di-reposesi. Apa itu reposesi? Inilah penjelasannya.
Definisi Reposesi
Reposesi adalah proses pengambilalihan kendaraan yang dikredit oleh pihak bank karena konsumen dinyatakan gagal dalam memenuhi komitmen perjanjian kredit motor. Reposesi akan terjadi bila:
• Anda gagal membayar angsuran dua bulan berturut-turut atau Anda gagal membayar angsuran terakhir.
• Dalam kasus penyewa meninggal, gagal bayar selama empat bulan akan memberi hak pada bank untuk mereposesi.
Karena itu, jika Anda merasa belum mampu secara finansial, sebaiknya urungkan niat Anda untuk melakukan kredit kendaraan. Hal ini untuk menghindari terjadinya reposesi.
Etika Reposesi
Umumnya reposesi kendaraan hanya bisa dilakukan oleh petugas resmi. Reposesi diwajibkan mengikuti etika berikut:
• Petugas reposesi hanya boleh memasuki tempat tinggal dengan izin dari pemiliknya.
• Tindakan reposesi harus dilakukan tanpa adanya tindak kekerasan.
• Penyewa harus memperoleh pemberitahuan yang cukup mengenai reposesi untuk mengambil benda-benda yang dimiliki dari dalam kendaraan.
Prosedur Sah Reposesi Mobil Oleh Bank
1. Bank akan memberikan peringatan kepada Anda tentang pengambilalihan dan Anda diberikan waktu 21 hari untuk bertindak.
2. Peringatan lain akan diberikan setelah 14 hari. Anda dapat memilih antara membayar angsuran, mengembalikan kendaraan, atau bank akan melanjutkan dengan pengambilalihan.
3. Jika tidak ada pembayaran diterima, pengambilalihan untuk kendaraan Anda akan dilakukan dengan pihak terdaftar.
4. Kendaraan Anda akan dikembalikan jika:
• Anda membayar angsuran sepenuhnya, atau
• Anda mencari pembeli untuk kendaraan itu. Pada kondisi ini, bank akan memberikan notifikasi lain.
5. Jika tidak ada tindakan dari Anda atau penjamin Anda, mobil Anda akan dijual di pelelangan setelah 21 hari.
Bagaimana Menangani Masalah Terkait Dengan Reposesi
• Carilah pembeli yang ingin membeli mobil Anda dengan harga yang sesuai dan tercantum dalam surat pemberitahuan dari bank.
• Konsultasi dengan pihak bank jika Anda mengalami kesulitan keuangan. Ada kemungkinan bank akan memberikan keringanan untuk merevisi angsuran bulanan Anda.
• Cari saran atau ajukan komplain apabila Anda menjadi korban tindak kekerasan atau hak-hak Anda dilanggar dalam proses reposesi. Anda dapat mengajukan komplain tersebut ke pihak bank tempat Anda membuat perjanjian sewa beli.
Sewa Beli Penjamin
Sebagai penjamin, dia juga terikat oleh perjanjian sewa beli seperti halnya Anda. Dia juga bertanggung jawab untuk membayar angsuran sampai lunas jika Anda gagal membayarnya.
Hak-hak Penjamin Dalam Perjanjian Sewa Beli
Penjamin memiliki hak-hak berikut:
• Menerima salinan perjanjian sewa beli.
• Bebas dari segala kewajiban dan klaim ganti rugi oleh bank saat angsuran terutang telah dibayar penuh.
• Mengajukan tuntutan hukum pada penyewa jika ada pelanggaran perjanjian.
Jangan hanya terpaku pada cicilan kredit, tapi Anda juga harus memahami biaya pajak kendaraan bermotor
Ketika Anda berhasil membeli mobil, baik itu membayar secara tunai maupun kredit, bukan berarti hari-hari Anda ke depannya bebas dari tagihan biaya apa pun, kecuali jika membeli asuransi dan membayar cicilan mobil. Setiap tahun, mobil yang Anda beli wajib untuk dikenakan pajak kendaraan. Karena itu, setiap tahun Anda wajib membayar pajak kendaraan Anda. Jika Anda tidak membayar pajak, selain dikenakan denda, Anda juga menjadi seorang warga negara yang kurang baik.
Pajak kendaraan termasuk dalam jenis pajak provinsi yang merupakan bagian dari pajak daerah. Menurut UU No. 28 tahun 2009 Pasal 1 angka 12 dan 13, pajak kendaraan bermotor adalah pajak atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor.
Informasi Umum Pajak Kendaraan Bermotor
Subjek pajak kendaraan bermotor adalah orang pribadi atau badan, sedangkan wajib pajak adalah orang pribadi atau badan yang memiliki kendaraan bermotor. Sementara itu, objek pajak adalah segala jenis kendaraan bermotor beroda beserta gandengannya yang beroperasi di jalan darat maupun di air.
Hal yang tidak termasuk dalam objek pajak adalah kereta api, kendaraan bermotor yang digunakan untuk pertahanan dan keamanan negara, kendaraan bermotor yang dimiliki kedutaan besar, konsulat, perwakilan negara asing, dan lembaga-lembaga internasional yang mendapat fasilitas pembebasan pajak dari pemerintah.
Dasar pengenaan pajak kendaraan adalah hasil perkalian dari dua unsur pokok, yaitu (1) nilai jual kendaraan bermotor dan (2) bobot yang mencerminkan secara relatif tingkat kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan akibat penggunaan kendaraan bermotor. Bobot ini dinyatakan dalam koefisien 1 dan lebih besar dari 1.
Untuk penetapan batas bawah dan batas atas tarif pajak kendaraan ditetapkan dalam UU No. 28 tahun 2009 Pasal 6 ayat (1), yang berarti penetapan tarif tersebut diatur berdasarkan peraturan daerah tiap provinsi. Contohnya, untuk tarif pajak di Jakarta ditetapkan sebesar 1,5 persen untuk kendaraan bermotor pertama.
Rumus untuk menghitung pajak kendaraan adalah (nilai jual x bobot) x tarif. Berikut ini adalah contoh penghitungan tarif pajak sebuah mobil sedan yang berlokasi di Jakarta.
1. Langkah pertama adalah mencari harga pasaran mobil sedan tersebut melalui Permendagri No. 29 tahun 2012 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Dari daftar itu, misalnya saja disebutkan bahwa harga mobil sedan Rp 200 juta.
2. Berdasarkan Permendagri No. 29 tahun 2012 Pasal 2 ayat (7) huruf a, koefisien bobot mobil sedan adalah 1, yang artinya kerusakan jalan atau pencemaran lingkungan akibat mobil sedan masih dalam batas toleransi.
3. Tarif pajak kendaraan di Jakarta adalah 1,5 persen.
Jadi, besar pajak yang harus dibayar pemilik sedan itu adalah (Rp 200 juta x 1) x 1,5%= Rp 3.000.000.
Pajak Progresif Kendaraan Bermotor
Ketika membayar pajak tahunan, besar pajak yang harus Anda bayarkan juga tergantung dari jumlah kendaraan yang Anda miliki atau surat-suratnya atas nama yang sama. Hal itu dinamakan dengan pajak progresif. Pajak progresif adalah pajak yang sistem pemungutannya dengan cara menaikkan persentase kena pajak yang harus dibayar sesuai dengan kenaikan objek pajak. Dalam sistem perpajakan di Indonesia, paling tidak, terdapat 2 (dua) jenis pajak yang menerapkan sistem pajak progresif, yaitu (i) Pajak Penghasilan; dan (ii) Pajak Kendaraan Bermotor. Penerapan tarif progresif pajak kendaraan ini diatur dalam Pasal 7 Perda Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor.
Pajak progresif diterapkan bagi kendaraan pribadi, baik roda dua atau roda empat, dengan nama pemilik dan alamat tempat tinggal yang sama. Jika nama pemilik dan alamatnya berbeda, tidak dikenakan pajak progresif. Pajak progresif ini tidak berlaku untuk kendaraan dinas pemerintahan dan kendaraan angkutan umum. Pengenaan pajak progresif didasarkan pada data kendaraan bermotor dalam sistem komputerisasi Kantor Bersama Samsat.
Penentuan Pajak Progresif
Pajak progresif diterapkan berbeda-beda di tiap provinsi. Untuk di Jakarta, besarnya pajak progresif kendaraan bermotor adalah sebagai berikut:
1. Kendaraan pertama 1,5% (1,5% x NJKB)
2. Kendaraan kedua 2% (2% x NJKB)
3. Kendaraan ketiga 2,5% (2,5% x NJKB)
4. Kendaraan keempat dan seterusnya 4% (4% x NJKB)
Agar terhindar dari terkena pajak progresif kendaraan bermotor, Anda harus melakukan proses balik nama kendaraan apabila Anda akan menjual salah satu kendaraan Anda kepada orang lain.
Lalu, bagaimana penentuan pajak progresif terhadap kendaraan-kendaraan yang dimiliki? Jawabannya adalah penentuan urutan pajak progresif berdasarkan tahun mobil yang tertua atau tahun ketika balik nama terjadi (bila membeli kendaraan bekas). Contohnya adalah apabila Bapak X memiliki mobil sedan atas nama sendiri pembelian tahun 2010, lalu mobil mini bus pembelian tahun 2011, dan terakhir memiliki mobil SUV pembelian tahun 2008. Maka, yang terkena pajak progresif pertama adalah mobil SUV, tarif progresif kedua adalah mobil sedan, dan tarif progresif ketiga adalah mobil mini bus.
Contoh lainnya adalah apabila saya memiliki motor bebek tahun 2007 (baru balik nama tahun 2010), motor trail tahun 2008, dan motor matic tahun 2008 (baru balik nama tahun 2009). Maka, kendaraan yang terkena tarif progresif pertama adalah motor trail, lalu motor matic terkena tarif progresif kedua, dan motor bebek terkena tarif progresif ketiga.
Bagaimana apabila memiliki mobil dan motor yang terdaftar atas satu nama? Contohnya adalah memiliki satu buah mobil tahun 2009 dan satu buah motor tahun 2008. Jawabnya adalah tidak ada yang terkena tarif progresif. Mobil tahun 2009 terdaftar sebagai mobil pertama, dan motor tahun 2008 terdaftar sebagai motor pertama. Dalam pajak progresif, antara motor dan mobil penghitungannya dibedakan.
Menghitung Pajak Progresif
Untuk dapat menghitung tarif progresif yang dikenakan terhadap kendaraan Anda, maka Anda perlu mengetahui berapa NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) kendaraan Anda. NJKB ini bukan harga pasaran kendaraan Anda, melainkan nilai yang sudah ditetapkan oleh Dispenda setelah mendapatkan data dari ATPM.
Untuk mengetahui NJKB suatu kendaraan, rumus yang digunakan adalah (PKB/1,5) x 100. Pajak kendaraan bermotor (PKB) tiap jenis kendaraan sudah ditetapkan oleh kantor pajak. Contohnya adalah PKB motor bebek sebesar Rp 150.000. Maka, NJKB motor itu adalah:
NJKB: (150.000/1,5) x 100 = Rp 10 juta
Dengan demikian, apabila Anda misalnya memiliki dua buah motor, perhitungan pajak progresifnya adalah:
Untuk motor pertama: 1,5% x 10.000.000 = Rp 150.000
Untuk motor kedua: 2% x 10.000.000 = Rp 200.000
Selain harus memerhatikan mengenai pajak tahunan, Anda juga perlu mengetahui beban kredit mobil Anda agar keadaan finansial tetap terjaga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s