Meningitis dan bagaimana mencegahnya

Standar

awas-meningitisAwas, Ini 8 Faktor Penyakit Meningitis, Bisa Menyerang Siapa Saja
Sabtu, 28 Maret 2015 09:31 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Meninggalnya komedian tanah air, Olga Syahputra diduga akibat terserang penyakit meningitis. Ini dapat menyerang siapa saja.
Perlu diketahui tanda-tanda atau gejala penyakit ini, bahaya jika terlambat. [baca: Olga Tutup Usia, Ini Gejala Meningitis yang Jarang Diketahui]
Meningitis (webmd)
Selain itu, mengacu pada situs kesehatan webmd.com, berikut ini bebrapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang meningitis:
1. Genetika
Beberapa orang mungkin mewarisi kecenderungan untuk mendapatkan meningitis.
Jika mereka berhubungan dengan organisme yang dapat menyebabkan infeksi, mereka akan mudah terinfeksi.
meningitis12. Laki-laki
Pria mendapatkan meningitis lebih sering daripada wanita.
Gejala meningitis
3. Kondisi hidup yang penuh sesak
Orang-orang yang tinggal di rumah kos, di kamp-kamp, tempat penitipan anak, sekolah, dan asrama perguruan tinggi lebih mungkin untuk mendapatkan meningitis.
4. Terkespos serangga atau hewan pengerat
Orang-orang yang tinggal atau mengunjungi daerah di dunia di mana serangga atau tikus membawa kuman akan mudah terserang penyakit ini.
5. Tidak mendapatkan imunisasi
Orang-orang yang tidak mendapatkan suntikan untuk gondok, penyakit Hib, atau infeksi pneumokokus sebelum usia 2 tahun lebih mungkin untuk mendapatkan meningitis.
6. Orang yang berusia lanjut dan belum juga mendapatkan vaksin pneumokokus lebih mungkin terserang meningitis
7. Tidak memiliki limpa, yang merupakan bagian sistem kekebalan tubuh, yang bekerja dengan baik membuat seseorang rentan terhadap meningitis
8. Perjalanan ke daerah di mana meningitis umum terjadi.
Misalnya, orang yang bepergian ke “sabuk meningitis ” di sub-Sahara Afrika harus mendapatkan suntikan meningokokus. (webmd.com/intisari-online.com)
BAGAIMANA MENCEGAHNYA
TRIBUN-TIMUR.COM – Meningitis adalah peradangan pada meninges, yaitu membran atau selaput pelindung saraf pusat yang melapisi otak dan sumsum tulang belakang. Penyebab utamanya adalah virus dan bakteri. Meningitis karena virus (meningitis viral) umumnya bersifat ringan dan akan sembuh dalam jangka waktu 7–10 hari.
Akan tetapi, meningitis yang terjadi karena infeksi bakteri (meningitis bakterial) menunjukkan gejala dan tanda yang lebih serius, bahkan bisa merenggut nyawa, seperti terjadi pada komedian, Olga Syahputra.
Meningitis bakterial cukup banyak ditemukan, berkisar 30-50 kasus per 100.000 anak usia 0-5 tahun, dengan angka kematian yang cukup tinggi. Kalaupun meningitis tersebut dinyatakan sembuh, umumnya meninggalkan gejala sisa yaitu cacat permanen pada anak, seperti gangguan pendengaran dan saraf, epilepsi, keterbelakangan mental, dan kelumpuhan. Aduh, sungguh mengerikan!
Ada tiga penyebab meningitis bakterial, yaitu Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae tipe b, dan Neisseria meningitidis. Dari ketiga bakteri itu, Streptococcus pneumoniae (pneumokokus) yang paling sering menyerang bayi dan anak di bawah usia 2 tahun dan merupakan penyebab meningitis terparah. Bahkan, masa inkubasinya tergolong sangat cepat, sekitar 24 jam!
Bakteri pneumokokus itu sebenarnya hidup secara alami di saluran hidung dan tenggorokan manusia, tapi bila mengganas dan menyebar ke dalam darah terutama saat daya tahan tubuh melemah bisa menimbulkan penyakit berbahaya, salah satunya adalah meningitis!
Untuk mencegah hal ini terjadi, dan mencegah virus meningitis menyebar, setidaknya ada empat cara yang bisa ditempuh, yaitu:
1. Vaksinasi
Meningitis umumnya diderita anak-anak yang terinfeksi virus anak-anak seperti cacar air, polio, gondok, campak, rabies dan rubella. Jadi, mendapatkan vaksin sangat penting dilakukan sejak usia dini untuk menghindari virus penyakit tersebut sekaligus menghindari meningitis.

2. Hindari gigitan nyamuk
Karena virus dapat dibawa oleh nyamuk, maka menghindari gigitan nyamuk adalah salah satu jalannya. Anda bisa mulai dengan membasmi sarang nyamuk, membersihkan selokan dan menyemprot bagian-bagian rumah yang rawan ditinggali nyamuk.
Hindari pula pergi ke kebun saat sore menjelang senja hari, karena nyamuk biasa keluar pada jam-jam itu. Jadi, selain menghindari virus meningitis, Anda juga sekaligus mencegah berkembangnya nyamuk demam berdarah.
cuci-tangan23. Cuci tangan
Menjaga kebersihan diri sendiri bisa dimulai dengan membiasakan cuci tangan hingga bersih dengan sabun atau air hangat agar terhindar dari bakteri dan virus penyakit seperti batuk, pilek, diare, dan tidak terkecuali meningitis.
4. Disinfektan
Bersinggungan dengan penderita meningitis bisa memberikan risiko besar tertular meningitis. Untuk itu, mencuci baju dengan bersih dan merendam dalam air hangat serta pembersihan dengan disinfektan bisa menjadi cara yang bisa dilakukan.
Jadi, menjaga kebersihan memang merupakan solusi tepat untuk menghindari segala penyakit, apalagi meningitis. Untuk itu, jangan ragu menerapkan kebiasaan baik mencuci tangan dan menjaga kebersihan seluruh anggota keluarga.(doktersehat.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s