Amboi Lamaknyo! Gulai Tunjang yang Gurih Pekat untuk Makan Siang

Standar

111238_gulaitunjangcoverLusiana Mustinda – detikFood
Jakarta – Masakan Minang memang tak pernah gagal untuk menggoda selera makan. Menyantap gulai tunjang yang kenyal empuk dengan kuah santan kental yang gurih terasa sangat nikmat. Apalai disantap dengan nasi hangat, bumbu rendang, kuah gulai plus sambal ijo rasanya semakin komplet dan mengenyangkan.

Jika belum ada rencana makan siang apa, Anda dapat menyantap sajian gulai tunjangkaya rempah di rumah makan Minang ini.

Kuliner Ranah Minang
Kenyal-kenyal Gurih Gulai Tunjang
Maya Safira – detikFood
Kuliner Minang mengenal beragam jenis gulai. Salah satu sajian yang terkenal adalah gulai tunjang. Kikil kenyal ini makin nikmat saat disantap bersama kuah kuning kental.
Tunjang atau kikil menjadi bahan baku gulai dalam masakan Minang.
Hidangan ini banyak peminatnya sehingga mudah ditemukan saat berkunjung ke rumah makan khas Minang.

Gulai tunjang dibuat dengan menggunakan kaki sapi. Biasanya hanya kulitnya yang dipakai bersama tulang lunak. Untuk membuatnya, kikil dilepaskan dari tulang. Kemudian kikil direbus sampai empuk. Setelah itu, kikil dipotong dengan ukuran sesuai selera.

Pembuatan kuah gulai menggunakan santan, bumbu halus dan beragam rempah. Kikil dimasukkan ke dalam campuran santan dan bumbu halus tersebut. Lalu gulai dimasak dengan api kecil sampai santan mengental dan keluar minyak.

Pemakaian santan membuat gulai terasa gurih, kental dan berminyak. Tambahan rempah seperti kunyit, lengkuas, kemiri, dan serai menjadikan gulai lebih aromatik sekaligus berwarna kekuningan. Rasa pedas pada gulai sendiri muncul karena penggunaan cabai merah.

Proses masak gulai tunjang membutuhkan waktu cukup lama agar tekstur tunjangnya empuk saat dimakan. Proses masak yang tepat bisa membuat tunjang mudah lepas dari tulang lunaknya.

Gulai tunjang yang bercita rasa pedas gurih makin nikmat saat disantap bersama sepiring nasi hangat. Tak lupa makannya menggunakan tangan agar lebih mantap.

Ingin menyantapnya? Rumah makan ini bisa jadi tujuan untuk menikmati gulai tunjang.

(odi/msa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s