Kabar Gembira! NJOP, BPHTB dan PBB Akan Dihapuskan

Standar

54caefb3-c320-4269-8008-67fdca2ba9b3sumber : https://www.facebook.com/Rumahku.FansPage
Kementerian Agraria dan Tata Ruang akan melakukan penghapusan pada beberapa persyaratan yang kerap kali menyulitkan di sektor perumahan dan pertanahan. Tak tanggung-tanggung, Kementerian tersebut akan menghapuskan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurut Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan, kebijakan penghapusan tersebut nantinya akan berlaku pada bangunan pribadi atau non komersil, seperti rumah sakit, sekolah dan tempat tinggal.

“Sekarang kalau beli rumah kena NJOP kemudian nanti ditambah lagi PBB. Pemikiran saya menghapuskan itu. Mudah-mudahan tahun ini selesai dibahas,” ujar Menteri Ferry, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Menteri Ferry menambahkan bahwa bangunan pribadi cukup dikenakan PBB satu kali saja ketika orang itu mengambil hak tanahnya dan bukan memajakinya setiap tahun. Menurutnya hal tersebut tidak adil, kecuali bagi bangunan komersil seperti rumah kos, restoran dan hotel yang tetap harus dikenakan PBB.

Terkait hal tersebut Menteri Ferry akan segera mematangkan rencana penghapusan PBB bagi bangunan pribadi dan membahasnya bersama Kementerian Keuangan. Ia sangat berharap rencana tersebut dapat diterima.

Berikut ini informasi lebih lanjut tentang NJOP, BPHTB dan PBB.
1. NJOP
NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak merupakan harga rata-rata dari transaksi jual-beli yang diperoleh secara wajar. Jika tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP akan ditentukan berdasarkan perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis, nilai perolehan baru, dan nilai jual pengganti.
2. BPHTB
BPHTB atau Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan adalah pungutan pajak yang dikenakan kepada pembeli ketika melakukan jual-beli tanah dan bangunan. Selain itu, BPHTB juga dikenakan pada setiap perolehan hak atas tanah dan bangunan, seperti warisan dan tukar-menukar.
3. PBB
PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan adalah pungutan pajak atas tanah dan bangunan terhadap orang pribadi atau badan yang memiliki hak atau yang memperoleh manfaat atas tanah dan bangunan. Wajib pajak PBB dikenakan setiap tahunnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s