Jepang Luncurkan Kapal Perang Terbesar

Standar

Rabu, 7 Agustus 2013 | 12:17
kapal jepang[YOKOHAMA] Jepang meluncurkan kapal perang terbesar sejak Perang Dunia II pada Selasa (6/8). Kapal senilai US$ 1,2 miliar atau Rp 12,34 triliun pengangkut helikopter itu ditujukan untuk menjaga perbatasan yang akhir-akhir ini kerap memanas dengan Tiongkok.
Upacara peluncuran kapal itu bertepatan pada peringatan ke-68 dari bom atom AS di Hiroshima. Pihak Jepang menyebut penempatan dua acara itu hanya serba kebetulan.
Tokyo menyatakan waktu peluncuran pada Selasa (6/8) telah dipilih karena pertimbangan pasang surut laut yang menguntungkan dan tanggal keberuntungan.

Menurut kementerian pertahanan Jepang, kapal ini dapat menampung sembilan helikopter dan diperkirakan akan memainkan peran utama dalam misi bantuan bencana dan penyelamatan, serta membela perbatasan laut dan klaim kedaulatan.

Kapal perang Jepang yang diberi nama Izumo itu adalah jenis kapal besar perusak. Ahli militer mengatakan bahwa meskipun secara teknis Izumo adalah perusak, kapal itu berpotensi di masa depan untuk meluncurkan jet tempur atau pesawat udara lainnya. Kapal perang terbesar ini juga digunakan dalam peperangan anti-kapal selam dan misi pengawasan daerah perbatasan.

Izumo akan menjadi awal keberangkatan Jepang, untuk menjadi salah satu kekuatan angkatan laut terbaik, dan terlengkap dan terlatih di Pasifik. Namun sejak akhir Perang Dunia II, Jepang belum berusaha untuk membangun kapal induk sendiri karena konstitusi membatasi kekuatan militer hanya untuk peran defensif.

Jepang berencana menggunakan kapal operator helikopter itu pada tahun 2015. Kapal sepanjang 248 meter tersebut akan menjaga perbatasan menyusul sengketa maritim dengan Tiongkok, yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menunjukkan ambisi militer.

“Kami mengungkapkan keprihatinan kami atas ekspansi konstan Jepang dengan peralatan militernya. Tren ini layak mendapat kewaspadaan tinggi dari negara-negara tetangga Jepang, Asia dan masyarakat internasional. Jepang harus belajar dari sejarah, mematuhi kebijakan pertahanan diri dan mematuhi janjinya mengambil jalan pembangunan damai,” bunyi pernyataan kementerian pertahanan Tiongkok.

Kurang dari dua minggu lalu, penjaga pantai Tiongkok memasuki perairan sengketa dengan Jepang untuk pertama kalinya. Kasus klaim wilayah ini berlarut-larut karena Jepang mengklaim kepemilikan pulau Senkaku, yang disebut Beijing sebagai Pulau Diaoyu.
Tiongkok juga telah menyedot perhatian dengan kenaikan dua digit dalam anggaran pertahanan tahunan.

Tiongkok menetapkan sebesar kenaikan belanja sebesar 10,7 persen untuk 2013. Namun para ahli mengatakan pengeluaran militer Tiongkok sebenarnya jauh lebih tinggi dari angka yang dipublikasikan. [AFP/BBC/U-5]
Laporan Koresponden Tribunnews.com di Tokyo, Richard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Kapal perang perusak Izumo yang diperkenalkan kepada masyarakat mulai Rabu (7/8/2013) lalu, ternyata belum diserahterimakan kepada Badan Beladiri Maritim Jepang (Japan Maritime Self-Defense Force = JMSDF), Jadi sepenuhnya masih milik pihak produsen pembuat, perusahaan swasta Jepang sampai saat ini.
“Kami belum terima secara resmi kapal tersebut. Baru memperkenalkan saja kepada masyarakat luas yang diwakili Wakil PM Jepang Taro Aso Rabu siang lalu di Yokohama,” papar sumber Tribunnews.com di pemerintahan Jepang, Jumat (9/8/2013).
Dengan demikian, tambahnya, kapal perusak yang juga sebagai kapal induk Izumo tersebut sepenuhnya dan secara resmi sebenarnya masih milik produsen perusahaan Jepang sampai dengan saat ini.
Pihak pemerintah Jepang secara resmi kemungkinan baru akan menerima dari pihak pembuatnya tahun 2014, “Kita belum menerima resmi dari pihak pembuat. Itulah sebabnya segala sesuatu penjelasan mengenai Izumo belum secara resmi dikeluarkan kepada umum,” tambah sumber itu lagi. Lalu dioperasikan penuh Maret 2015 sebagai rencana awal.
Selain Izumo saat ini masih dilakukan dua kapal pendamping, jenis yang sama. Kapal-kapal tersebut direncanakan akan ditempatkan di Sasebo, Nagasaki dan di pangkalan Yokosuka Prefektur Kanagawa.
Panjang kapal Izumo adalah 248 meter sama dengan tingginya gedung MidTown Tower di Roppongi Tokyo, Jepang. Lebarnya 38 meter. Berat 19.500 ton. Memiliki 35 ruang tidur dan ruang operasi. Bisa menampung 450 orang di atas kapal tersbeut.
Dapat membawa 14 helikopter, dan dapat mendaratkan pesawat Stealth maupun pesawat tempur jenis F35. Dibuat dengan biaya sekitar 1,2 miliar dolar AS.
Melihat panjang kapal induk ini, lebih kecil dari kapal induk China (304,5 meter) dan Amerika Serikat (333 meter), tetapi lebih besar dari kapal induk Inggris (209 meter) dan Italia (180 meter).

Juni 2013 lalu kapal induk Izumo ini telah uji coba berpartisipasi dalam latihan militer bersama Amerika Serikat dan pesawat helikopter Osprey AS dapat mendarat dan masuk ke dalam kapal induk tersebut dengan mulus.
Nama Izumo berasal dari perfektur Shimane bagian Timur yang juga nama kapal laut perang Jepang di masa lalu, juga bernama Izumo.
Berasal dari nama Dewa Izanami yang sangat dihormati Jepang, lambang kekuatan dan perlindungan, dewa laut yang kuat bagi pertahanan Jepang.
Kapal perang Izumo di masa lalu pun sukses dalam perang Pasifik (Rusia-Jepang). Hadir saat pembukaan selubung kapal Izumo Rabu lalu, Wakil Perdana menteri Taro Aso dan Sekjen partai liberal (LDP) Shigeru Ishiba, dan pimpinan MSDF, dilakukan tepat pada peringatan jatuhnya bom Atom di Hiroshima tahun 1945.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s