Kebanyakan Duduk Memicu Diabetes

Standar

Penulis : Lusia Kus Anna | Jumat, 1 Maret 2013 | 14:50 WIB

dudukDibaca: 1397
KOMPAS.com — Kurangilah waktu duduk Anda mulai sekarang agar terhindar dari risiko diabetes. Makin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk, makin besar pula kemungkinan Anda menderita penyakit ini.

Para ahli mengatakan, meminta pasien untuk mengurangi waktu duduk dalam upaya pencegahan diabetes ternyata lebih efektif dibanding meminta mereka untuk sering berolahraga.

Untuk mencegah obesitas dan diabetes, kita dianjurkan melakukan olahraga moderat sampai berat sedikitnya 150 menit setiap minggu. Namun, hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Diabetelogia menyebutkan, mengurangi waktu duduk sampai 90 menit sehari memiliki manfaat kesehatan yang sama.

“Saat ini, kegiatan sedentari (kurang aktivitas) menghabiskan porsi waktu terbanyak setiap harinya,” kata Joseph Henson dari Universitas Leicester.

Gaya hidup sedentari tersebut dimiliki sebagian besar orang di era modern ini. Pagi hari mereka menghabiskan waktu 1-2 jam untuk berangkat ke tempat kerja dengan duduk di kendaraan, kemudian di kantor sekitar 8 jam lebih banyak di belakang meja, dan pulang ke rumah kembali duduk-duduk santai menonton televisi.

Penelitian yang dilakukan Henson itu terdiri dari dua penelitian yang meliputi 153 orang dewasa. Responden dalam penelitian pertama rata-rata berusia sekitar 33 tahun, sementara studi kedua melibatkan responden berusia 65 tahun. Pada tiap penelitian, dibandingkan waktu yang dihabiskan untuk duduk atau sedentari, serta waktu berolahraga.

Para peneliti menemukan bahwa waktu yang dihabiskan untuk duduk secara signifikan berkaitan dengan peningkatan gula darah dan kadar kolesterol. Demikian pula dengan risiko diabetes dan penyakit jantung. Risiko itu lebih besar bahkan setelah peneliti memperhitungkan durasi olahraga dan jumlah lemak tubuh.

“Diabetes dan pencegahan penyakit kardiovaskular saat ini hanya difokuskan pada olahraga. Meminta orang untuk lebih giat olahraga memang membantu, tetapi lebih efektif jika mereka disarankan untuk mengurangi waktu duduk dan lebih banyak bergerak,” kata Henson.

Sumber :
Healthday News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s