Badai Narelle dan Kisah perjalanan duta kasava .

Standar

hommmbakRabu Pon 9 Januari 2013 hari itu langit sedikit mendung saya berangkat dari rumah ke MABES persiapan pergi ke Lampung. Pagi itu juga Rombongan ; Bapak Mustadjab Admodihardjo sebagai KROM , Bp. Cahyo Soetjahjo Soetjahjo dan Aditya Bapak dan Ibu Glatik Bambang Sutedjo, Bapak Asep Harijanto dan Subroto Yang dengan mobil Cipaganti dengan driver Irwan berangkat jam 07.30 menjemput Ibu Yeris Irma Yulianti, di Jakarta perjalanan normal (macetnya sudah biasa) . Setelah ketemu Ibu Yeris di Carepur berangkat untuk makan siang di RMP (rumah makan padang) Sederhana di BSD Tangerang sesampainya di Merak pelabuhan_merak_100909051800termasuk lancar meskipun nunggu masuk kapal roro itu sampai 3 jam sayangnya sudah mulai hujan tidak banyak bisa take (istilah ambil gambar artis) juga hanya kapal kapal besar yang boleh beroperasi . Tiket per Mobil minibus 235 ribu . setelah naik ke kapal kami memilih untuk ke eksekutip room dengan membayar 10 ribu per kepala . Di eksekutip room ada mini bar ada karaoke ada film hanya saja makanan minuman relative mahal; teh tawar = teh manis 5 ribu, kopi hitam 6 ribu, kopi putih 8 ribu, pop mie 12 ribu .. sarn jik naik roro lagi lebih baik bawa nasi bungkus nasi kuning atau nasi padang lebih oke. lampunglampung2lampung3lampung5lampung6lampung7Perjalanan ditempuh dalam waktu kira kira 3 jam tetapi saya tidak ngerti sepertinya ada waktu 1 jam kapal itu tidak segera berlabuh hanya kampul kampul saja. Setelah berlabuh kami melihat jam ternyata sudah jam 9 malam segera menghubungi pak djisar yang akan menyambut kami dengan makan malamnya, kami mita di cancel. Kami makan malam jam 21.30 di RMP Tiga Saudara KM 15 Bakahueni. Setelah makan malam kami lanjutkan perjalanan melewati kota Penengah, Kalianda, Panjang , Teluk Betung dan sesampainya di Bandar lampung kami (semua) pingin durian padahal sudah jam 23.20 maka kami makan beberapa durian hanya karena takut ga bisa tidur kalau tidak dituruti keinginan. Kami menginap di salah satu cottage yaitu cottage “tulang bawang” ada 8 kamar. Cotage ini terletak di Taman Wisata lam Wira Garden Batu Putu Bandar Lampung. (ssst jangan bilang bilang Taman ini milik besannya pak Soetjahjo) Tidur jam 01.00 ada angin kecang sekali sehingga pigura di ruang tamu jatuh . Kamis Wage 10 Januari 2013 pagi kira kira pukul 05.20 saya keluar cottage ketemu Karom saya ajak keluar melihat pantai dari atas gunung dan biasa ambil gambar untuk episode 19 . Pagi jam 07.00 kami dijemput oleh Presdir PT LKA dan Dir Pemasaran dan Ibu PT LKA dengan 3 mobil kami menuju sasaran pertama yaitu sarapan disebuah rumah makan kecil tidak ada namanya tapi luarisnya sampek harus ngantri setelah makan pagi (ternyata biarpun rumah makan kecil banyak pilihannya) saya perlu sampaikan untuk merekomendasikan rumah makan ini yang terletak di Jalan Ikan Kerapu blok A no 3 Teluk Betung Bandar Lampung. Setelah sarapan kami beli sedikit oleh oleh karena takut jika pulang dari kebon nanti sudah sore. Terus lanjut ke Kebon yang kira kira hanya 15 Km dari Bandar Lampung. Area ini adalah salah satudari 29 lokasi / Area operasi dari PT LKA. Area ini luasnya hanya 500 ha.( Sedianya Paket rombongan kami akan diberi di lokasi Tulang Bawang yang jaraknya 150 Km dari Bandar Lampung) . Di Lokasi ini penanaman tidak dilakukan serentak tetapi setiap bulan menanam di satu bagian , jadi nanti juga setiap bulannyaa akan panen secara berurutan panen. Peket kita salah satu bagian disini . Kami semua melihat bagaimana Bibit “RSBH” itu dibuat, melihat penanaman, melihat dan mencabut salah satu contoh pohon yang ditelantarkan dn contoh yng dipelihara usia 2,5 bulan dicabut memang berbeda. Banyak yang Tim dapat baik ilmu maupun pengalaman melihat sendiri pengelolaan per singkongan dari ahlinya. Setelah banyak yang didapat kami pamit pulang tetapi dilarang oleh Direksi PT LKA karena masih akan dijamu makan siang . dalam kesempaatan makan siang kami bahas hal hal dari yang tidak penting sampai hal hal yang penting. Setelah kami pamit kami meluncur menuju pelabuhan … di jalan jalan ketemu banyak gunung hijau … ternyata itu penjual durian … dan hampir bersamaan kami minta berhenti … dan mampirlah beberapa buah durian ke perut kami. Rata rata durian dalamnya kuning seperti durian Subang yang dibawa Cak Mus beberap hari yang lalu.
Dan sekarang cerita tentang episode badai Nerelle yang melanda Jkarta dan sekitarnya .
Setelah kami menyantap beberapa durian kami lanjutkan perjalanan dan mulai di kalianda kami sudah merasakan kepadatan lalu lintas yang akan menyeberng ke tanah jawa. Kira kira pukul 15. Kami telah tiba di dermaga I Bakahueni . Di pelabuhan ada 6 dermaga setelah kami mencari tahu direkomendasikan ke dermaga I karena kapalnya besar besar. Perlu kami sampaikan kendaraan kami ditengkapi IT seperti kelengkapan kendaraan kepresidenan . ada GPS ada WIFI nya . kami selalu meng update informasi baik dari GMKG, dari Detik , Metro TVI maupun Elsinta jadi kami sebenarny sudh bias membayangkan tangerang, Jakarta dan Bandung. Setelah jam 18 naik kapal kami langsung naik ke kelas 2 bayar 7 ribu per orang jam 8 kpal berangkat dn tidk lama kemudian ada pengumuman bahwa semua yang didalam kendaraan ; mobil, bis dan truk supaya meninggalkan kendaraan dan kendaraan daris di rem tangan atau diganjal. Sementara anggota rombongan kami pada tidur mungkin takut mabuk . Saya tidak bias tidur kapal goyang kuat sekali . saya baru sekali ini merasakan goyangan kapal yang sebesar ini (karena selama ini belum pernah naik kapal he he he). Tapi benar memang gelombangnya besar jam 23.00 kami berlabuh di Merak .. dan meluncur dan memang kami sudah thu bahwa jl tol dari Tol ditutup dari Ciujung s/d Balaaraja karena banjir badai tripis . Dalam suasana yang menjengkelkan macet dan hamper tidak bergerak kami saling menghibur dan saya rasa hal yang paling dan sangat menyebalkn kalau pas punya hajad besar… tetapi hal ini bias teratasi . Jumat Kliwon 11 Januari 2013 Kami sarapan sudah jam 9 di pinggir jalan karena yang ditengah jalan tidak ada. Saya makan nasi sayur tahu toge dan gore ng rebon (ebi) enak sarapan ini gara gara semua penumpang tidak ngantuk malah sopirnya tertidur saat lalu lintas mulai cair . kira kira jam 11. Kami masuk kembali ke tol balaraja lancer sekali dan diputuskan untuk makan siang di soto kudus kebon jeruk (sebelum Ibu Yeris turun di Cawang jadi bisa ikut makan siang) Sempat juga kami bercanda tapi serius menanyakan “boleh nambah atau tidak” ke Banggar / Bendahara yang dijabat oleh Bapak daan Ibu Bambang Sutejo. Karena kami tahu bahwa kas sudah kritis belum lagi melesetnya waktu sewa kendaraan yang seharusnya dikembalikan Jumlat 11 Januari 2013 jam 07.30 diperkirakan akan dikembalikan jam 15.00 jadi pasti ada biaya tambahan 85 ribu per jam . Karena tidak membawa kalkulator dan IPADnya Bidang IT ada di mobil setelah dihitung diputuskan oleh pemegang kuasa bahwa tidak boleh nambah.. yah kami senang walaupun agak kecewa. Dan tak lupa dari pagi pagi buta kami juga mengirim reportase ini ke mbandung kaarena Karom dan kami punya 2 acara penting yaitu Senam Indah di Taman Wulan jam 07.00 yang telah disediakan Bubur Menado. Juga mengikuti rapat Sore harinya . ternyata meskipun telat kami masih bisa mengikuti rapat penting. Puji Tuhan semua pulang dalam keadaan sehat. Terima kasih Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s