Apa yang terjadi 27 September ’45

Standar

Tugu Peringatan Pahlawan PTT 1945 – 1949 yang dibuat persis di tempat dimana bendera merah putih dikibarkan saat Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon merebut Gedung Kantor Pusat PTT ini pada 27 September 1945.
Pada bagian bawah tugu tertulis puisi Chairil Anwar, berbunyi:
kami tjuma tulang-tulang berserakan
tapi adalah kepunjaanmu
kaulah lagi jang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
ataukah djiwa kami melajang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa
kaulah sekarang jang berkata
kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
kami bitjara padamu dalam hening dimalam sepi
djika dada rasa hampa dan djam dinding jang berdetak
kenang-kenanglah kami
teruskan, teruskanlah djiwa kami
Di atasnya, terukir pada batu nama-nama para pahlawan Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon, diantaranya Goenawan, Imang, Maskat, Mohammad Rapik, Paimin, Sangadan, Satmoko, Soemardjono, Soepa’at, Soepojo, Soeprapto, Soetojo, dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s