Petani Berantas Tikus Gunakan Burung Hantu

Standar
Petani Berantas Tikus Gunakan Burung Hantu

DEMAK, (Tubas) – Sudah bertahun-tahun petani di Tlogoweru, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, selalu gagal memberantas hama tikus yang menyerang lahan pertanian. Burung Hantu jenis tyto alba, sebagai sarana pamungkas untuk memerangi hama tikus di wilayahnya.

Sejak dulu wilayah Demak merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang rawan amukan hama tikus. Hama ini bisa membabat 50 persen tanaman padi dan jagung siap panen. Malah tak jarang tanaman habis dimakan tikus, kata Sutejo, Kades Tlogoweru kepada Bupati Demak H. Tafta Zanie.

Hama tikus terus meningkat. Para petani di Demak khususnya Tlogoweru prihatin. Aparat desa dan petani, berupaya mengatasi hama tikus dengan berbagai upaya, namun hasilnya belum memuaskan.

Lantaran itu timbul ide memerangi hama tikus dengan “predator alami” yaitu, “Burung Hantu” jenis tyto alba. Burung Hantu tersebut sudah berkembang biak dan diharapkan bisa mengurangi populasi hama tikusdi lahan pertanian.

Dalam upaya tersebut desa membuat penangkaran Burung Hantu dengan biaya Rp 70 juta. Tahap awal ditangkarkan 62 ekor burung. Dari jumlah itu, sebagian dipenangkaran dan sebagian lagi menghuni pegupon atau sarang buatan (Rp 1,8 juta/unit) di sawah-sawah dan pepohonan desa. Ratusan telur saat ini dalam proses penetasan.

Burung hantu yang ada d iluar penangkaran mulai berburu tikus dan berbiak di sarangnya. Sepasang tyto alba bertelur 4-12 butir dengan masa pengeraman 34 hari. Dalam enam bulan ke depan, di harapkan ratusan sampai ribuan burung hantu akan menjaga areal pertanian dari serangan hama tikus.

Seekor tyto alba dalam semalam bisa memangsa 2-3 ekor tikus. Saat Burung Hantu memelihara anak-anaknya, konsumsi makan naik dengan memangsa tikus berlipat ganda. Keterampilan menangkar burung hantu di Tlogoweru diperoleh petani setelah belajar di Rambi, Ngawi, Jawa Timur.

Bupati H Tafta Zanie berharap, semua desa di Kabupaten Demak meniru Tlogoweru dalam membasmi hama tikus dengan cara efektif dan alami tanpa memakai bahan kimia yang berekses negatif pada lingkungan.

Jangan coba coba menembak burunghantu di Tlogoweru ini, bakalan didenda Rp.1.250.000,- (amary)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s