Mitos Daging Tikus Membuat Bakso Lebih Gurih

Standar


• by rihmawandi
• on 05.28.12
Masih ingat tentang pemberitaan bakso tikus oleh Trans TV beberapa tahun lalu?, akibat pemberitaan ini banyak pedagang bakso yang bangkrut dikarenakan orang takut untuk makan bakso, terutama bakso yang di jual pedagang kecil. Bahkan akibat pemberitaan tersebut, Transtv di demo beramai-ramai oleh persatuan pedagang bakso se-Jabotabek.

Buat saya pribadi yang pernah jualan bakso, mencampur daging tikus pada pembuatan bakso bukanlah hal yang aneh. Memang ada alasan beberapa pedagang mencampur daging tikus pada resep baksonya, diantaranya agar bakso lebih terasa gurih dan membuat pembeli ketagihan, dengan demikian pedagang akan punya banyak langganan.
Sekitar tahun 2000 an saya ngontrak di daerah Buncit Sembilan, Jakarta Selatan di kontrakan milik pak haji asli warga setempat. Saya tidak sendirian di sebelah kontrakan saya juga ada pedagang bakso lain asal Solo, namanya Parmin, Yono dan Mas Agus. Sebagai sesama pedagang bakso, mengobrol seputar pembuatan bakso sudah menjadi hal yang biasa. Mas Agus dan Yono terbilang pedagang yang jujur dan getol beribadah, kira-kira itulah yang saya lihat setiap hari.
Beda Yono beda Parmin, Justru dari Parminlah saya banyak mengetahui tentang pembuatan bakso tikus, bahkan dia mengajarkan saya untuk mencampurkan daging tikus pada resep bakso. Menurut Parmin mencampurkan daging tikus pada bakso bisa membuat bakso lebih gurih dan kenyal mirip bakso sapi asli. Saya bertanya dari mana bisa mendapatkan daging tikusnya?, menurut Parmin untuk mendapatkan daging tikus tidaklah sulit, di pasar tertentu biasanya ada seseorang yang menyediakan daging tikus khusus untuk pedagang bakso, pedagang daging tikus biasanya terselip di tengah rimbunan pasar. Masih menurut Parmin kalau kita ingin membeli daging tikus sebaiknya pesan terlebih dahulu satu hari sebelumnya, karena pedagang daging tikus hanya menyediakan daging sesuai pesanan atau langganan saja.
Saya hanya bisa menggelengkan kepala, ternyata desas desus tentang bakso tikus selama ini bukan omong kosong. Tapi saya bukanlah Parmin, saya tidak akan pernah mencampurkan resep bakso saya dengan daging tikus apapun alasanya. Buat seorang pedagang bakso keliling, berdagang dengan jujur itu memang terasa sangat sulit, apalagi harus membuat bakso dengan daging sapi asli sangatlah tidak mungkin, mengingat harga daging sapi yang sangat mahal. Lalu daging apa yang dibuat tukang bakso selama ini?. Saya akan berbagi sedikit rahasia pedagang bakso. Jika anda penah membeli bakso dengan harga 4000 atau 5000 satu mangkok, bisa dipastikan bakso itu bukan terbuat dari daging sapi asli. Biasanya pedagang bakso mengganti daging sapi dengan, jantung sapi, tetelan sapi dan daging ayam, atau setengah kilo sagu aren + seperempat jantung sapi + seperempat tetelan sapi + setengah kilo daging ayam ditambah bumbu yang memperkuat rasa. Alasan pedagang membuat resep bakso yang seperti itu adalah agar modalnya kecil dan bisa menjual baksonya dengan harga murah, karena faktanya pembeli lebih menyukai bakso yang murah dan banyak.
Ada juga yang mengatakan bahwa mencampurkan daging tikus pada pembuatan bakso adalah syarat yang harus dijalankan agar dagangannya laris, tentu saja menurut petunjuk dukun yang diikutinya. Bahkan bukan hanya itu di daerah dekat kontrakan saya saat itu ada tukang bakso yang rame di gosipkan, kalau di panci kuah baksonya ada celana dalam. Itulah Indonesia, di negara kita memang banyak hal-hal aneh yang tidak masuk akal. Sekali lagi saya katakan bahwa berdagang dengan jujur di zaman sekarang ini sangatlah sulit apalagi dengan persaingan yang sangat ketat, jadi bukan tidak mungkin para pedagang melakukan berbagai cara agar dagangannya laris.
Sumber :

http://ente.blogdetik.com/2012/05/28/mitos-daging-tikus-membuat-bakso-lebih-gurih/

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s